http://sukses22.com/image/image9.jpg

article search

Tampilkan postingan dengan label Copy Writing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Copy Writing. Tampilkan semua postingan

27 Des 2012

5 Tips Cara Menulis Dengan Bernas


Kemarin saya membaca sebuah posting menarik. Saya lupa nama blog-nya. Isinya sederhana. Soal menulis pendek-pendek.

Menulis dengan bernas.

Intinya, jangan berpanjang lebar dalam menulis. Menulislah dengan hemat dan ringkas. Bagi blogger, hal ini penting.

Saya setuju. Kalimat pendek tidak harus kosong. Apalagi tanpa arti. Kalimat panjang juga bukan jaminan kejelasan. Seringkali, kalimat panjang malah membingungkan. Satu hal, ia membuktikan ketidakcakapan berbahasa. Hal lain, ia melelahkan pembaca. Tambahan, ia menghabiskan halaman.

Kebiasaan menulis pendek-pendek bisa diasah. Tidak sulit. Asal mau belajar. Asal tekun mencoba. Jika sudah terbiasa, menulis menjadi mengasyikkan.

Pertama, cobalah menulis seperti biasa. Jangan pikirkan panjang-pendek kalimat. Lebih penting ada hasrat menulis menyala-nyala. Dengan begitu tulisan akan mengalir lancar.


 Kedua, menulislah soal yang kita tahu. Jangan sok pintar. Jangan sok jagoan. Setiap orang punya porsi kecakapan. Tidak perlu memaksakan diri. Paling bagus menulis dari pengalaman sendiri. Setiap orang punya pengalaman hidup, bukan?

Ketiga, sekarang suntinglah tulisan tersebut. Mulai dari kalimat pertama hingga terakhir. Cobalah menemukan kata pengganti untuk frase. Ingat, kata. Kata adalah unsur terkecil penyusun kalimat. Usahakan setiap kalimat terdiri 6 kata. Tidak lebih. Babat semua kata yang tidak perlu. Suntinglah dengan kejam. Jika perlu ubah struktur kalimat. Tidak masalah asal makna tidak berubah. Lakukan hingga kalimat penutup.

Keempat, bacalah lagi hasil suntingan tersebut. Sudah enakkah dibaca? Masih kakukah rasanya? Ada kata yang hilangkah disana? Teliti satu per satu setiap kalimat. Jangan ada yang terlewat. Jika mungkin, sunting lagi tulisan tersebut. Cobalah perhalus. Ini penting, agar tulisan tidak kering.

Kelima, lakukan latihan ini sesering mungkin. 


Itu saja.


 Menulis dengan bernas bisa dikuasai siapapun. Tidak peduli apa pendidikannya. Tidak peduli apa pekerjaannya. Juga tidak peduli apa ragam tulisannya. Kuncinya satu: berlatih.

Saya juga berlatih menulis dengan bernas. Tidak percaya? Coba cermati tulisan ini. Coba hitung jumlah kata setiap kalimat.

Setiap kalimat maksimal 6 kata.

(Gambar diambil dari TransformationalTools.com)

 


Copywriting Untuk Blog Anda


Apa itu copywriting?

Merujuk Wikipedia, berikut adalah kutipannya:

"Copywriting is the use of words to promote a person, business, opinion, or idea. Copywriting can appear in direct mail pieces, taglines, jingle lyrics, web page content (although if the purpose is not ultimately promotional), online ads, e-mail and other Internet content, television or radio commercial scripts, press releases, catalogs, billboards, brochures, postcards, sales letters, and other marketing communications media. On websites, copywriting may also refer to content writing for the purpose of achieving higher rankings in search engines. This practice includes the strategic placement and repetition of keywords on webpages."

 (Copywriting adalah penggunaan kata-kata untuk mempromosikan orang, bisnis, pandangan atau ide. Copywriting bisa digunakan dalam direct-mail, judul, lirik lagu jingle, konten web (meskipun tujuannya bukan untuk promosi), iklan online, email dan konten online lainnya, skrip iklan televisi atau radio, siaran press, katalog, papan reklame, brosur, postcard, surat penjualan dan media komunikasi pemasaran lainnya. Di dalam website, copywriting juga bisa merujuk kepada penulisan konten dengan tujuan untuk mendapatkan posisi ranking tinggi di mesin pencari. Praktek ini mencakup juga teknik penempatan dan pengulangan keyword di dalam halaman sebuah website).


Lalu pentingkah copywriting untuk blog Anda?

Ya, saya tahu, Anda pasti masih belum menganggapnya penting. Apa sih itu copywriting? Ah, nggak penting-penting banget. Yang penting bagaimana dapat uang dari blog. Titik. :)

Nggak papa. Beberapa hari yang lalu saya juga masih punya pikiran seperti itu sampai saya tersadar bahwa kemampuan menulis untuk menggerakkan orang lain agar melakukan suatu tindakan (apapun itu) sangatlah penting dalam dunia bisnis online, termasuk untuk blog.

Gampangnya, dengan memahami teknik-teknik menulis sesuai prinsip-prinsip copywriting, kita bisa membuat pengunjung blog kita bersetuju dengan kita, berlangganan artikel atau news letter blog kita, menautkan link ke blog kita, atau bahkan membeli produk yang kita rekomendasikan kepada mereka.

Terus terang saya juga baru mulai belajar menerapkan teknik-teknik menulis dengan prinsip-prinsip copywriting di blog ini. Selama ini saya hanya tahu aplikasi copywriting sebatas untuk sales letter dan sejenisnya.

Jika Anda setuju dengan saya, tidak ada salahnya untuk memulai sekarang juga untuk belajar menulis dengan teknik-teknik copywriting. Toh tidak ada kata terlambat untuk belajar bukan?

 Untuk memulai, saya merekomendasikan 5 rujukan blog untuk belajar copywriting dibawah ini. Sayangnya kesemuanya masih berbahasa Inggris. Tapi cukup mudah dipahami kok. Atau kalau tidak, kenapa tidak menyiapkan kamus juga sembari membaca? Sambil belajar copywriting, bisa belajar bahasa Inggris juga. :)

1. CopyBlogger.com
2. Copywriting.com
3. MichelFortin.com
4. GoodCopyWriting.com
5. KillerCopyWritingBlog.com

Sekali saya juga sama seperti Anda. Saya baru mulai belajar. Ini juga hal baru buat saya. Seraya belajar, jika ada sekedar sedikit ilmu yang nanti bisa bagikan untuk Anda (meskipun cuma terjemahan artikel misalnya), saya pasti akan menuliskannya di blog ini. Jadi, jangan sampai tidak menengok blog ini meskipun hanya sehari saja. Siapa tahu Anda sudah terlewat tips-tips bagus dan bermanfaat untuk blog Anda. :)

Selamat belajar copywriting. Semoga bermanfaat. :)



(Gambar diambil dari GuerillaFico.com)